Wednesday, February 8, 2012

Puisi Beni Setia - Nasib Sebuah Percakapan

ada yang diam-diam menyandar pada dinding saat waktu melampaui tengah malam dan kanak bimbang di negeri mimpi ada yang tergelincir ke kedalaman kabut saat jalan-jalan mengejang dan kaku dan batu-batu memasang butiran embun ya! ada pohon tanpa daun, ada bunga tanpa kupu, dan ada adaan tanpa ada, kata-kata (gunung es di laut): mencair dalam diri -- sendiri 24/1 - 1984 puisi cinta

No comments:

Post a Comment